Ramadan dijalani umat Muslim di seluruh dunia dengan durasi yang berbeda-beda. Durasi puasa Ramadan berbeda di setiap negara. Hal ini dipengaruhi oleh posisi geografis serta panjang waktu siang dan malam di masing-masing wilayah.
Di wilayah yang dekat dengan garis khatulistiwa, durasi puasa cenderung lebih stabil. Sementara itu di sejumlah negara, perubahan musim membuat panjang siang mengalami pergeseran selama Ramadan, sehingga durasi puasa pun dapat berubah dari hari pertama hingga hari terakhir.
Berikut gambaran durasi puasa di sejumlah negara dari berbagai kawasan dunia:
Asia
Indonesia
Hari pertama: 13 jam 28 menit
Hari terakhir: 13 jam 16 menit
Malaysia
Hari pertama: 13 jam 11 menit
Hari terakhir: 13 jam 15 menit
India
Hari pertama: 12 jam 38 menit
Hari terakhir: 13 jam 26 menit
Bangladesh
Hari pertama: 12 jam 43 menit
Hari terakhir: 13 jam 23 menit
Pakistan
Hari pertama: 12 jam 31 menit
Hari terakhir: 13 jam 29 menit
Kazakhstan
Hari pertama: 12 jam 2 menit
Hari terakhir: 13 jam 55 menit
Jepang
Hari pertama: 12 jam 27 menit
Hari terakhir: 13 jam 31 menit
Arab Saudi
Hari pertama: 12 jam 44 menit
Hari terakhir: 13 jam 24 menit
Palestina
Hari pertama: 12 jam 31 menit
Hari terakhir: 13 jam 36 menit
Iraq
Hari pertama: 12 jam 31 menit
Hari terakhir: 13 jam 29 menit
Afrika
Mesir
Hari pertama: 12 jam 39 menit
Hari terakhir: 13 jam 31 menit
Maroko
Hari pertama: 12 jam 31 menit
Hari terakhir: 13 jam 32 menit
Nigeria
Hari pertama: 13 jam 9 menit
Hari terakhir: 13 jam 22 menit
Somalia
Hari pertama: 13 jam 14 menit
Hari terakhir: 13 jam 15 menit
Eropa, Oseania, dan Amerika Selatan
United Kingdom
Hari pertama: 12 jam 1 menit
Hari terakhir: 13 jam 58 menit
Prancis
Hari pertama: 11 jam 33 menit
Hari terakhir: 13 jam 16 menit
Australia
Hari pertama: 14 jam 48 menit
Hari terakhir: 13 jam 48 menit
New Zealand
Hari pertama: 15 jam 22 menit
Hari terakhir: 13 jam 46 menit
Argentina
Hari pertama: 15 jam 22menit
Hari terakhir: 15 jam 22menit
Perbedaan durasi puasa ini menjadi gambaran betapa beragamnya pengalaman Ramadan di seluruh dunia. Meski jamnya berbeda, tujuan dan maknanya tetap sama: meningkatkan ketakwaan dan mendekatkan diri kepada Allah.
Semoga Ramadan kali ini membawa keberkahan bagi umat Muslim di mana pun berada, serta memberi kekuatan dalam menjalankan ibadah dengan penuh keikhlasan. Aamiin.