HALALCORNER.ID- Jakarta. Berita kekalahan Indonesia ada sengketa dagang di WTO yang memaksa pemerintah melahirkan aturan baru yakni Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 29 Tahun 2019 tentang Ketentuan Ekspor dan Impor Hewan dan Produk Hewan. Kementerian Perdagangan menyatakan, aturan ini diterbitkan sebagai bentuk kepatuhan terhadap WTO akibat kekalahan Indonesia dalam sengketa perdagangan nomor DS484 dengan Brasil.

Kontan berita ini menuai aksi protes dari netizen Indonesia, khususnya Muslim. Pasalnya dengan jumlah muslim terbesar, aturan ini sama saja melanggar hak asasi muslim untuk mengkonsumsi produk halal. Sejalan dengan itu, Aisha Maharani, Founder Halal Corner menginisiasi gerakan Buy Halal First, terinspirasi dari gerakan Buy Muslim First yang digiatkan di Malaysia. Namun Aisha lebih fokus kepada gerakan membeli produk halal menjawab aksi terbitnya aturan baru dari Menteri Perdagangan.

Lewat sosial media, Aisha mengajak influencer peduli halal dibawah binaannya untuk meramaikan gerakan tersebut, berikut adalah butir-butir seruannya :

Bismillaahirrahmaniraahiim

Permendag 29/2019 yang dikeluarkan oleh Kementerian Perdagangan akibat buntut dari kekalahan sengketa dagang di WTO membuat rakyat Indonesia yang mayoritas muslim waswas. Oleh karena itu kami, beberapa pegiat halal di Indonesia dengan ini menyatakan bahwa :

1. Menolak daging impor tanpa label halal, dan meminta pemerintah segera merevisi Permendag 29/2019 dan kembali mewajibkan sertifikat halal atas semua produk impor yang masuk ke Indonesia.
2. Menggalakkan Gerakan Buy Halal First kepada seluruh rakyat Indonesia terutama Muslim
3. Memaksimalkan potensi ekonomi muslim Indonesia dengan mengutamakan produk muslim lokal halal
4. Mengajak non muslim Indonesia untuk berkompetitif memproduksi produk halal

Supported by :
@halalcorner
@cahayahendriyati @anca.id @putifatisa @rikaekawati @lilipuspitas_ @makanhalalmedan @makanhalalbogor
@aishamaharani @mimommfi @dianwidayanti @dapurumma
@addinaaaaa

Redaksi : HC/UFR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here