HALALCORNER.ID – Bulan agustus 2019 masyarakat muslim di seluruh dunia akan melaksanakan hari raya Idul adha atau biasa disebut hari raya kurban. Dimana pada hari tersebut seluruh umat muslim diseluruh dunia akan melakukan ibadah berkurban hewan ternak, baik itu sapi, kambing ataupun domba.

Seluruh masyarakat bersuka cita karena pemotongan daging kurban ini biasanya dibagikan ke seluruh kalangan baik yang berkurban, juga yang tidak berkurban termasuk fakir miskin dan dhuafa semua mendapatkan daging kurban.

Nah, pembagian daging ini terkadang tidak bisa kita masak dalam satu waktu dan tidak segera habis. Lalu bagaimanakah menyimpan daging tersebut agar tetap terjaga kualitasnya dalam waktu yang panjang?

Sebagai informasi, Daging kurban bisa disimpan dan tahan lama lebih dari 1 tahun di dalam freezer alias dibekukan. Tapi apakah sekedar diletakkan begitu saja atau ada aturan lain?

Nanung Danar Dono, Ph.D. selaku Direktur Halal Research Centre di Fakultas Peternakan UGM, merilis tips penyimpanan daging kurban agar terjaga kualitasnya.

Berikut tips menyimpan daging Agar tetap terjaga kualitasnya:

1. Ketika akan menyimpan, daging kurban tidak perlu dicuci. Jika dicuci pakai air kran, justru menyebabkan kontaminasi yang memungkinkan kuman bisa masuk dan tinggal di dalam pori2 daging. Kondisi tersebut bisa merusak kualitas daging. Mencuci daging sebaiknya dilakukan hanya ketika akan daging sudah siap di masak.

2. Jika mendapatkan pembagian daging cukup banyak, maka jangan menyimpannya secara utuh di dalam freezer. Cara yg benar, potonglah daging menjadi ukuran lebih kecil, lalu simpan di dalam ukuran kecil seukuran kita biasanya sekali masak. Misalnya dalam porsi setengah atau per 1 kg. Jadi ketika ingin memasaknya, anda cukup mengambil 1 kantong sesuai kebutuhan memasak saat itu saja tidak mengganggu kemasan lainnya. Daging yang lain tetap di freezer. InsyaAllah daging dalam keadaan beku tanpa kontaminasi tersebut dapat disimpan mencapai 1 thn.

3. Jika menyimpan daging dalam kemasan plastik, maka usahakam agar daging berkontak dengan udara sesedikit mungkin, dengan cara menggunakan vacuum. Jika tidak memiliki vacuum silakan mencoba cara tradisional seperti ini: Masukkan daging ke dalam kantong plastik, lalu perlahan turunkan kantong daging tsb ke dalam baskom/ember berisi air. Udara di dalam kantong plastik perlahan akan terdorong keluar (ke atas). Setelah udara di dalam kantong plastik habis, maka plastik segera dikemas rapat.

4. Setelah dikemas rapat, jangan langsung masuk ke freezer. Tapi simpan dulu daging di dalam kulkas yg sejuk selama 12-18 jam (sehari semalam). Setelah terasa dingin merata luar-dalam, baru dibekukan (freezer).

5. Jika nanti ingin memasak daging beku, maka jangan mencairkan daging beku menggunakan air panas. Maka Cara yg benar adalah dengan meletakkan daging beku tsb di bawah air kran suhu normal dalam keadaan rapat masih terbungkus dalam plastik kemasan. Setelah daging kembali dirasa empuk, barulah buka plastik, kemudian cuci daging hingga bersih lalu tiriskan, daging kurban siap dimasak.

Menyimpan daging, utamanya memang untuk membiasakan kita makan secukupnya, tidak berlebihan. Tapi akan lebih baik lagi jika kelebihan daging dibagikan untuk yang lebih membutuhkan. Karena daging termasuk makanan istimewa bagi masyarakat kurang mampu di Indonesia. Sehingga kita tidak perlu menyimpan banyak-banyak di freezer.Allaahu a’lam bish-showwab

Semoga informasi ini bermanfaat
Salam #HalalIsMyWay 

===

Fan page : HALAL CORNER
FB Group : http://bit.ly/1SL4wQB
Website : www.halalcorner.id
Twitter : @halalcorner
Instagram : @halalcorner

===

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here