12687859_987266234654824_4625218191572461110_n

Multi Terminal Indonesia (MTI) atau IPC Logistic Services melakukan penandatanganan kerjasama dengan Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) dalam rangka mengawal implementasi pengembangan Halal Hub Port (Pelabuhan Halal) di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta.

Penandatangan MoU antara Direktur LPPOM MUI Lukmanul Hakim dan Direktur Utama PT MTI Tonny Hajar Andenoworih disaksikan oleh Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama Machasin, dan Ketua Umum MUI KH Ma’ruf Amin. Kerja sama tersebut dilaksanakan dalam rangkaian Rapat Koordinasi Nasional Komisi Fatwa dan LPPOM MUI, di Hotel Mercure Ancol, Jakarta, Rabu (10/02).

Direktur LPPOM MUI Lukmanul Hakim mengatakan, pengembangan halal port di Indonesia ini merupakan momentum penting dalam perkembangan lalu lintas barang melalui pelabuhan laut. Hal ini mengingat tuntutan konsumen akan adanya pelabuhan halal di Indonesia semakin besar.

“Kerjasama ini untuk mewujudkan Indonesia memiliki Halal Port. Dengan MoU ini LPPOM MUI dan MTI akan mengawal implementasi halal port di Tanjung Priok untuk tahap awal seluas enam hektar,” ujar Lukmanul Hakim dalam sambutannya berkaitan dengan acara penandatanganan Mou tersebut.

Lebih lanjut dia menjelaskan, kerja sama dengan PT MTI ini untuk mengawasi kehalalan barang, makanan, dan minuman yang akan keluar masuk dari wilayah, termasuk yang akan masuk ke Indonesia agar terhindar dari kontaminasi produk-produk yang tidak halal.

Melalui pelabuhan halal ini, untuk memastikan bahwa produk tersebut yang akan diekspor memang sudah mendapatkan sertifikasi halal setelah keluar dari pabrik, dan akan diekspor ke luar negeri. “Nanti yang melakukan pengawasan mereka yang di lapangan,” ungkapnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT MTI Tony Hajar Andenoworih mengatakan, pembangunan fasilitas halal hub port ini selain dapat dipandang sebagai suatu strategi bisnis PT MTI untuk menghadapi pasar makanan halal yang pasarnyanya sangat besar, juga dapat dipandang dari sisi lain yaitu inspiring people untuk lebih perhatian pada produk makanan halal.

“Kerjasama dengan LPPOM MUI ini sudah termasuk dalam program kerja kami, untuk itu kami akan lebih intensif dalam merealisasikan Halal Hub Port yang insyaAllah akan mulai operasi pada akhir Maret ini. Kami sangat mengharapkan dukungan dari Pemerintah agar fasilitas ini dapat segera beroperasi,” ujar Tony.

Komisaris Utama PT MTI, Toto Dirgantoro, mengatakan, seluruh proses perizinan operasional halal port di Pelabuhan Tanjung Priok sudah dipersiapkan. “Termasuk soal perizinan sebagai TPS (Tempat Penimbunan Sementara) untuk lokasi lapangan halal port tersebut, saat ini sudah kami ajukan ke Dirjen Bea dan Cukai,” tukas Toto.

Ketua Umum MUI KH. Ma’ruf Amin menambahkan, halal sudah menjadi bagian kehidupan tidak hanya di Indonesia tapi juga di dunia international. Sebab itu, lanjut dia, MUI mengapresiasi dengan adanya kerja sama pengembangan pelabuhan halal.

“Apalagi sekarang ini diberlakukan MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN) kita perlu hati-hati mengenai barang, atau produk makanan dan minuman yang akan masuk ke Indonesia. Kita harus meneliti atau mengawasi kehalalannya,” terang Kyai Ma’ruf.

Bagaimana pendapat kalian?