[:id]HALALCORNER.ID, JAKARTA – Kerupuk kulit, rambak, dorokdok atau jangek adalah cemilan yang cukup digemari oleh beragam usia dan dijual dengan beragam ukuran, mulai dari kemasan kecil hingga kemasan besar. Selain sebagai cemilan, kerupuk kulit biasa dikonsumsi bersama makanan berkuah seperti baso atau diguyur oleh kuah gulai. Umumnya kerupuk kulit ini terbuat dari kulit sapi atau kerbau, tapi terdapat pula kerupuk kulit yang menggunakan kult babi sebagai bahan utamanya. Tentu sah-sah saja apabila terdapat penjual yang menjual kerupuk kulit babi. Hanya, bagi kita umat muslim segala hal yang mengandung bahan non-halal tentu haram untuk dikonsumsi.

Lalu bagaimana cara untuk memastikan apakah kerupuk kulit yang akan kita beli merupakan kerupuk kulit sapi, kerbau atau babi?

Yuks, kita simak!

Pertama, dari warna.

Kerupuk kulit sapi memiliki warna yang putih keruh dan terdapat bagian kehitaman di salah satu sisi pada kerupuk kulit berbahan kulit sapi. Kerupuk kulit kerbau cenderung memiliki warna yang lebih coklat dibanding kerupuk kulit sapi. Sedangkan kerupuk kulit babi memiliki warna putih yang lebih cerah dan bersih jika dibanding kerupuk kulit sapi.

Kedua, dari aroma.

Kerupuk kulit yang menggunakan kulit sapi maupun kerbau memiliki aroma khas dari kedua hewan tersebut. Khususnya pada kerupuk kulit kerbau yang memiliki aroma sedikit lebih kuat jika dibanding kerupuk kulit sapi. Sedangkan kerupuk yang menggunakan kulit babi tidak memiliki aroma seperti pada kerupuk kulit sapi ataupun kerbau.

Ketiga, dari teksturnya. Kerupuk kulit sapi memiliki tekstur yang renyah tapi sedikit lebih keras, selain itu kerupuk kulit sapi tidak mudah hancur saat terkena air atau kuah dari makanan. Sama seperti kulit sapi, kerupuk kulit kerbau pun memiliki tekstur yang renyah, tetapi sedikit lebih keras jika dibandingkan dengan kerupuk kulit sapi. Sedangkan kerupuk kulit babi teksturnya jauh lebih renyah jika dibandingkan kerupuk kulit sapi dan kerbau.

Itulah hal-hal yang perlu diperhatikan oleh sahabat halal dalam membedakan kerupuk kulit sapi, kerbau dan babi. Hal-hal tersebut dapat menjadi patokan saat sahabat halal berkunjung kesuatu daerah dan menjumpai kerupuk kulit tanpa label yang jelas. Namun, selain harus memperhatikan setidaknya 2 dari 3 hal di atas, bertanya langsung pada penjual adalah pilihan paling mudah bagi kita sebagai umat islam. Adapun jika tidak memungkinkan, memilih produk dengan label halal MUI adalah pilihan paling aman bagi kita.

Fan Page    : HALAL CORNER

FB Grup      : bit.ly/FBGrupHalalCorner

Website      : www.halalcorner.id

Twitter       : @halalcorner

Instagram        : @halalcorner

Referensi : diolah dari berbagai sumber

Foto : https://unsplash.com/s/photos/mae%2C-winnipeg%2C-canada

Redaksi : HC/Dian Tamamy[:]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here